📍 Tanjung Bumi, Bangkalan — Kabar Terpercaya dari Ujung Timur Madura
Kembali ke Berita Lokal
Kesehatan

Posyandu Desa Banyusangka Luncurkan Program Gizi Balita dan Ibu Hamil

3 Juli 2026

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Desa Banyusangka meluncurkan program pemantauan gizi balita dan ibu hamil secara komprehensif pada Senin (3/7). Program bertajuk 'Banyusangka Sehat 2026' ini merupakan inisiatif kader posyandu bekerja sama dengan Puskesmas Tanjung Bumi dan bidan desa setempat.

Kepala Desa Banyusangka, Bapak Suharno, meresmikan program ini dengan menyatakan komitmen pemerintah desa dalam menekan angka stunting di wilayahnya. "Dari data posyandu kami, masih ada 12 balita yang masuk kategori stunting. Program ini hadir sebagai respons terhadap masalah tersebut," jelasnya.

Program 'Banyusangka Sehat 2026' memiliki empat pilar utama: pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala setiap dua minggu, pemberian makanan tambahan bergizi untuk balita dan ibu hamil, kelas edukasi gizi untuk para ibu, serta kunjungan rumah oleh kader posyandu ke keluarga dengan balita berisiko gizi buruk.

Bidan Desa Banyusangka, Ibu Nurhayati, A.Md.Keb., menekankan pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan anak. "Masa kehamilan sampai anak berusia dua tahun adalah periode emas yang sangat menentukan kualitas kesehatan jangka panjang. Intervensi gizi di periode ini adalah investasi terbaik untuk masa depan anak," paparnya.

Kepala Puskesmas Tanjung Bumi menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan akan mereplikasi model yang sama di 13 desa lainnya di Kecamatan Tanjung Bumi. "Desa Banyusangka telah menunjukkan bagaimana kolaborasi antara kader posyandu, bidan desa, dan pemerintah desa bisa menghasilkan program yang terstruktur dan berkelanjutan," ujarnya.

Salah satu kader posyandu, Ibu Halimah, berbagi pengalamannya mengunjungi keluarga-keluarga di dusun terpencil. "Ada keluarga yang jaraknya 3 kilometer dari posyandu dan tidak punya kendaraan. Kami datang ke sana untuk memastikan anak-anak mereka tetap terpantau kesehatannya."

Program ini juga melibatkan PKK Desa Banyusangka dalam penyediaan makanan tambahan. Setiap minggu, anggota PKK bergiliran menyiapkan bubur kacang hijau, telur rebus, dan buah-buahan yang dibagikan saat posyandu berlangsung.

Kedepannya, Desa Banyusangka berencana mengembangkan kebun gizi di lahan desa seluas 500 meter persegi yang akan ditanami sayuran dan tanaman pangan untuk mendukung keberlanjutan program ini.