Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangkalan menyalurkan bantuan kepada 50 keluarga prasejahtera di Kecamatan Tanjung Bumi pada Rabu (10/6). Penyaluran dilakukan secara simbolis di Kantor Camat Tanjung Bumi dan dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke beberapa rumah penerima manfaat.
Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari sembako senilai Rp 300.000 per keluarga dan bantuan modal usaha mikro sebesar Rp 500.000 hingga Rp 1.500.000 per keluarga yang disesuaikan dengan jenis usaha yang dijalankan. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 85 juta.
Ketua Baznas Kabupaten Bangkalan, KH. Abdul Wahid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini adalah wujud nyata dari pengelolaan zakat yang amanah. "Zakat yang dititipkan para muzaki harus kembali kepada yang berhak dengan tepat sasaran. Kami tidak hanya memberi ikan, tapi juga kail dan cara memancingnya," ujarnya.
Penerima bantuan modal usaha, Ibu Sumiati (42), seorang penjual gorengan keliling, tidak kuasa menahan air mata saat menerima bantuan. "Selama ini saya jualan pakai uang pinjaman tetangga. Dapat bantuan ini rasanya seperti mimpi. Ingin saya beli gerobak kecil supaya dagangan saya lebih rapi dan banyak," tuturnya dengan suara bergetar.
Selain bantuan finansial, Baznas juga memberikan pendampingan usaha selama tiga bulan melalui relawan pendamping yang akan membantu penerima manfaat mengelola keuangan usaha, mengembangkan produk, dan memperluas pasar.
Camat Tanjung Bumi menyampaikan apresiasi mendalam kepada Baznas Bangkalan dan berharap program serupa bisa diperluas. "Data kami mencatat ada sekitar 350 KK di Tanjung Bumi yang masuk kategori prasejahtera. Bantuan ini sangat berarti, dan kami siap berkolaborasi untuk program-program selanjutnya," ujarnya.
Baznas Bangkalan menargetkan penyaluran bantuan serupa di tiga kecamatan lain di Kabupaten Bangkalan pada tahun 2026 ini. Tahun depan, program akan diperluas dengan skema bantuan peralatan kerja untuk usaha produktif seperti nelayan, petani garam, dan pengrajin batik.

