Layanan angkutan desa di Kecamatan Tanjung Bumi resmi menambah tiga unit armada baru pada Senin (15/6), memperluas jangkauan rute antar desa dan meningkatkan frekuensi keberangkatan. Penambahan armada ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan dengan Koperasi Angkutan Desa Tanjung Bumi (Kopades TB).
Ketiga armada baru — dua unit Isuzu Elf dan satu unit Suzuki Carry — akan melayani rute Tanjung Bumi—Banyusangka, Tanjung Bumi—Telaga Biru—Larangan, dan rute lingkar selatan yang menghubungkan empat desa di kawasan persawahan.
Ketua Kopades TB, H. Junaidi, menjelaskan bahwa penambahan armada ini sudah dinantikan warga sejak lama. "Dengan hanya empat kendaraan sebelumnya, kami hanya bisa melayani setiap rute dua kali sehari. Banyak warga yang mengeluh, terutama pelajar dan pedagang pasar yang butuh transportasi pagi-pagi. Sekarang kami bisa berangkat tiga sampai empat kali sehari," ujarnya.
Salah satu penumpang, Nurhayati, siswi kelas 3 SMK Tanjung Bumi, mengaku sangat terbantu. "Dulu saya sering telat karena angkutan desa penuh. Kadang harus menunggu satu jam. Dengan tambahan armada, semoga perjalanan ke sekolah lebih lancar," harapnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan menyatakan bahwa pengembangan transportasi pedesaan adalah bagian dari program 'Madura Terkoneksi' yang bertujuan memastikan setiap desa di Bangkalan memiliki akses transportasi publik yang layak pada tahun 2027.
Ke depan, Kopades TB berencana mengajukan proposal bantuan untuk penambahan dua unit armada lagi yang akan difokuskan melayani rute ke daerah pesisir yang saat ini belum terjangkau angkutan umum secara reguler.

